valentine day?

Perayaan Valentine’s Day setiap tanggal 14 Februari yang membudaya saat ini pada dasarnya merupakan simbiosis antara Gerakan Kelompok Pemuja Libido dengan moral kapitalis dengan media Paganisme. Kelompok yang akan menangguk keuntungan dari Valentine’s Day adalah kaum kapitalis yang menggunakan aji mumpung, baik perajin, penjual pernak-pernik Valentin, ataupun pengusaha tempat hiburan yang menyediakan sarana pelampiasan libido. Oleh karena itu, yang harus diantisipasi dari gerakan ini adalah, runtuhnya moral kagamaan, dan akibat yang paling tragis adalah makin diterimanya seks bebas sebagai bagian dari budaya generasi muda dimasa datang. Demikian antara lain pandangan terhadap Valentine’s Day disampaikan oleh Dr. Dadan Muttaqien, kepada Humas UII pada Kamis, 12 Februari 2009.

Menurut Dadan, jika ditelusuri, sejarah perayaan Valentine’s Day erat kaitannya dengan perayaan Lupercalia yang dulu merupakan rangkaian upacara pensucian di masa Romawi Kuno selama enam hari (13-18 Februari). Dua hari pertama masa upacara itu khusus dipersembahkan untuk dewi cinta (queen of feverish love) Juno Februata. Pada dua hari itu, para pemuda mengundi secara acak nama–nama gadis yang dimasukkan di dalam kotak. Kemudian gadis yang namanya terambil harus mau menjadi pasangan si pemuda selama setahun untuk menyenangkan dan menghibur si pemuda. Pada 15 Februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena anggapan lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.
Selanjutnya, Kepala Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (PKBHI) FIAI UII ini menjelaskan, ketika agama Kristen Katolik masuk Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa Kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama Paus atau Pastor. Di antara pendukung cara ini adalah Kaisar Konstantine dan Paus Gregory I. Agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi Hari Perayaan Gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St.Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari.
Dadan juga menemukan bahwa dalam The Catholic Encyclopedia Vol. XV sub judul St. Valentine dituliskan ada 3 nama Valentine yang mati pada 14 Februari, seorang di antaranya dilukiskan sebagai yang mati pada masa Romawi. Namun demikian tidak pernah ada penjelasan siapa “St. Valentine” termaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung-pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda. Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II memerintahkan menangkap dan memenjarakan St. Valentine karena menyatakan tuhannya adalah Isa Al-Masih dan menolak menyembah tuhan-tuhan orang Romawi. Orang-orang yang mendambakan doa St.Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya.
Versi kedua menceritakan bahwa Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada orang yang menikah. Kaisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, namun St.Valentine melanggarnya dan diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga iapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 Februari 269 M.
Kebiasaan mengirim kartu Valentine itu sendiri tidak ada kaitan langsung dengan St. Valentine. Pada 1415 M ketika the Duke of Orleans dipenjara di Tower of London, pada perayaan hari gereja mengenang St.Valentine 14 Februari, ia mengirim puisi kepada istrinya di Perancis. Kemudian Geoffrey Chaucer, penyair Inggris mengkaitkannya dengan musim kawin burung dalam puisinya.
Menjawab pertanyaan berkaitan dengan ucapan “Be My Valentine.” Dadan menyampaikan bahwa Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan kata “Valentine” berasal dari Bahasa Latin yang berarti: “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi. Maka disadari atau tidak, jika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut Syirik, artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta’ala. Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut Tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri.
Lebih jauh dipaparkannya, apa yang terjadi pada dekade-dekade terakhir dalam kaitannya dengan perayaan Valentin, sebagaimana dimuat dalam media massa, baik elektronik maupun cetak, secara sadar atau tidak, merupakan suatu kampanye massal perlawanan terhadap nilai-nilai agama (agama manapun tidak meratifikasi seks bebas). Apalagi dihantarkan oleh para penulis di media massa, atau dengan kalimat-kalimat yang menarik tapi menyesatkan dari ucapan para pembawa acara di media elektronik. Hal ini seperti narkoba yang membius para pemirsa, terutama para remaja yang sedang dalam usia puber. Dengan memakai kalimat ’kasih-sayang’ yang bahasa lainnya adalah cinta, akan sangat berpengaruh dalam jiwa mereka. Rasa cinta yang tidak didasari iman, berubah menjadi senjata setan yang akan mencelakakan siapapun, khususnya kaum remaja.
Mengakhiri wawancara tersebut, Dadan mengingatkan bahwa Valentine’s Day sebenarnya, seluruhnya tidak lain bersumber dari paganisme orang musyrik, penyembahan berhala dan penyimpangan penghormatan kepada para pastor. Hal tersebut tidak ada kaitannya dengan “kasih sayang” dalam arti yang seharusnya, tapi lebih kepada kasih sayang dengan tujuan mengumbar nafsu. Jadi sebaiknya jangan latah merayakan sesuatu yang sebenarnya selubung dari hedonisme meski dengan dalih hari kasih sayang,  Hari Valentine.
Valentine’s Day berasal dari budaya Barat dan bagian dari acara ritual agama lain. Kepada kaum muslim, khususnya yang masih remaja, ingatlah firman Allah: “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan diminta pertangggungjawabnya” (QS. Al Isra’: 36).


gitaris hebat

seperti kategorinya, ini hanyalah opini saya saja

beberapa hari ini, aku lagi seneng main ke kost riko, soalnya ada hotspotnya hehhee,kenceng pula… nah berawal dari situ, jadi sering buka buka youtube… liat liat video gitaris gitaris hebat yang “mungkin” tidak pernah ter ekspos media besar… melalui rekaman dan audio seadanya, mereka unjuk kebolehan…

ternyata eh ternyata, banyak sekali gitaris hebat di dunia ini yang ga kalah sama “joe satriani, yngwie malmsteen, steve vai, john petrucci, etc etc” mereka biasanya meng “cover” lagu lagu dari gitaris yang saya sebutkan di atas tadi. permasalahannya mnurut saya, kenapa mereka jadi tidak bisa ter ekspos dan tidak bisa se terkenal gitaris gitaris itu??

mungkin….

  • kebanyakan dari mereka hanya mengandalkan “speed” dalam bermain gitar… sehingga segi “sound” di lupakan…
  • mereka terlalu meng “cover” lagu orang… padahal, dalam bermain gitar, tidak di tentukan dari seberapa cepat dan hebatnya mereka dalam bermain, serta meng “cover” lagu orang.
  • lagu lagu hasil ciptaan gitaris gitaris “amatir” ini, tidak disusun secara baik. Baik itu dari dinamika, pemilihan nada, “rasa”… jadi ketika mendengarkan, yang terasa hanya skil mereka… tapi tidak maksud dan arti dari lagu itu sendiri

ini cuma ada opini saya saja… any question?

shoegaze

Sedikit sejarah tentang genre ini, saya ambil dari website lokal lainnya (terima kasih untuk yang menulis cerita ini) : 

Shoegaze dapat dikatakan sebagai ‘style’ atau gaya bermusik alternative, yang pada awalnya populer pada era akhir 1980s di Inggris Selatan atau Southern England tepatnya. Tercetusnya nama shoegaze sendiri, awalnya hanyalah sebuah ‘kecelakaan’ dimana pada saat itu Andy Ross, founder dari Food Records yang menaungi band seperti Lush dan Moose saat itu mendeskripsikan ekspresi para member dari bandnya, yang dimana pada saat setiap kali perform, mereka sangat terkonsentrasi dengan efek pedal gitar mereka dan selalu menunduk ke arah bawah (ke arah pedal efek) pada saat perform. Akhirnya terciptalah term Shoegaze yang berarti ‘menunduk ke sepatu’.

Shoegaze sendiri memiliki ciri khas dan karakter, dimana dalam musiknya terdapat efek gitar berlayer yang noisy, volume dan tone vokal yang subduksi dan cenderung gloomy serta hampa. Ciri khas shoegaze pun ditambah dengan tidak adanya dominasi lead gitar (“lead-guitarlessness”), dan band shoegaze biasanya kerap memasukkan unsur drum machine dalam pattern drum-drum mereka, namun tidak sedikit juga yang memasukkan unsur live drumming atau keduanya seperti Chapterhouse (yang kadang menggunakan sample juga), Pale Saints, dan Lush era Chris Acland yang menggunakan live drumming. Oleh karena itulah karakter musik shoegaze cenderung self-depreciating dan introspektif. Sounds gitar dalam shoegaze lebih didominasi riff-riff rhythm yang dimana sangat kaya unsur noise dan efek ‘fuzzbox’ a la wall of soundsnya Phil Spector.

Shoegaze kerap juga disebut sebagai ‘ambient’ atau ‘dream pop’, ‘ethereal’ juga ‘blisspop’. Namun pengaruh goth pun cukup mempengaruhi shoegaze sebagaimana digambarkan dalam Cocteau Twins, Dead Can Dance, atau Everything But A Girl. Bahkan triphop pun cukup mempengaruhi shoegaze akibat gerakan Post Movement Shoegaze yang dimana ketika dedengkot-dedengkot pionir shoegaze hijrah ke post-rock dan triphop seperti Mono dan Portishead, Mark Gardener dan Loz Colbert dari Ride merilis album The Animalhouse, dan kemudian pecahan Slowdive menjadi alternative country dengan Mojave3nya. Kedengarannya rancu memang. Berkembangnya scene shoegaze pun menuju sampai titik dimana saat itu shoegaze disebut sebagai The Scene That Celebrates Itself pada awal 1990 yang menjadi term dalam menggambarkan scene shoegaze saat itu, antara London dan Thames Valley area.

Creation Records (My Bloody Valentine, Ride, Slowdive) dan 4AD records (Lush, Pale Saints) termasuk records yang turut mendukung eksistensi ‘term’ tersebut yang mengawali siklus awal perkembangan shoegaze. Post movement shoegaze (nugaze) terbentuk kemudian setelah muncul adanya band-band baru atau upcoming bands yang mengusung sounds yang variatif namun masih berasal dari roots yang sama seperti Sigur Ros, Black Rebel Motorcycle Club (album pertamanya), The Radio Dept., Asubi Seksu, Robin Guthrie, Mazzy Star, Autolux, M83, Experimental Aircraft and Engineers, The Raveonettes (yang soundsnya mirip dengan Jesus and Marychain banget, walaupun mereka sendiri tidak mengklaim sebagai band shoegaze (bisa dilihat dari cover depan album mereka kog) dan sebagainya.

Band-band nugaze terkadang mayoritas lebih sedikit memasukkan unsur vokal, dan lebih banyak memasukkan instrumen saja sebagai musiknya.

Di jogja, saya merekomendasikan band individual life untuk tidak di lewatkan perform live nya. mereka luar biasa

…benar benar…

kamu benar benar tidak menginginkannya

kamu tidak benar benar menginginkannya

[ renungkan ]

Ahmadinejad, presiden yang layak menjadi suri tauladan presiden lain

Judul Buku “Ahmadinejad, David di Tengah Angkara Goliath Dunia”
Terbitan Himah Teladan, kelompok Mizan.

Dan kini ada Ahmadinejad, seorang tokoh in reality! Seberapa sederhanakah beliau ini?  Konon ketika beliau sudah menjabat sebagai walikota Teheran yang memiliki populasi lebih besar daripada Jakarta ia masih tampil dengan sepatu yang bolong-bolong. Ia menyapu jalanan Teheran dan bangga dengan itu. Sampai sekarang pun ia masih tampil dengan kemeja lengan panjang sederhana sehingga jika kita tidak mengenalnya dan bertemu dengannya kita tidak akan pernah mengira bahwa beliau adalah seorang presiden. Ya presiden dari sebuah negara besar.

Sebelum menjabat sebagai presiden Iran beliau adalah walikota Teheran, periode 2003-2005. Teheran, ibukota Iran, kota dengan sejuta paradoks, memiliki populasi hampir dua kali lipat dari Jakarta, yaitu sebesar 16 juta penduduk. Untuk bisa menjadi walikota dari ibukota negara tentu sudah merupakan prestasi tersendiri mengingat betapa Iran adalah negara yang dikuasai oleh para mullah. Ia bukanlah ulama bersorban, tokoh revolusi, dan karir birokrasinya kurang dari 10 tahun. Beliau tinggal
di gang buntu, maniak bola, tak punya sofa di rumahnya, dan kemana-mana dengan mobil Peugeot tahun 1977. Penampilannya sendiri jauh dari menarik untuk dijadikan gosip, apalagi jadi selebriti. Rambutnya kusam seperti tidak pernah merasakan sampo dan sepatunya itu-itu terus, bolong disana-sini, mirip alas kaki tukang sapu jalanan di belantara Jakarta. Nah! Kira-kira dengan modal dan penampilan begini apakah ia
memiliki kemungkinan untuk menjabat sebagai walikota Depok saja, umpamanya?
Dalam tempo setahun pertanyaan tentang kemampuannya memimpin terjawab.
Warga Teheran menemukan bahwa walikotanya sebagai pejabat yang bangga
bisa menyapu sendiri jalan-jalan kota, gatal tangannya jika ada selokan yang mampet dan turun tangan untuk membersihkannya sendiri, menyetir sendiri mobilnya ke kantor dan bekerja hingga dini hari sekedar untuk memastikan bahwa Teheran dapat mejadi lebih nyaman untuk ditinggali.

“Saya bangga bisa menyapu jalanan di Teheran.”Katanya tanpa berusahauntuk tampil sok sederhana. Di belahan dunia lain sosoknya mungkin dapat dijadikan reality show atau bahkan aliran kepercayaan baru. Sejak hari pertama menjabat ia langsung mengadakan kebijakan yang bersifat religius seperti memisahkan lift bagi laki-laki dan perempuan (ini tentu menarik hati para wanita di Teheran), menggandakan pinjaman
lunak bagi pasangan muda yang hendak menikah dari 6 juta rial menjadi 12 juta rial, pembagian sup gratis bagi orang miskin setiap pekan, dan menjadikan rumah dinas walikota sebagai museum publik! Ia sendiri memilih tinggal di rumah pribadinya di kawasanNarmak yang miskin yang hanya berukuran luas 170 m persegi. Ia bahkan
melarang pemberian sajianpisang bagi tamu walikota mengingat pisang merupakan
buah yang sangatmahal dan bisa berharga 6000 rupiah per bijinya. Ia juga menunjukkandirinya sebagai pekerja keras yang sengaja memperpanjang jam kerjanya
agar dapat menerima warga kota yang ingin mengadu.

Namun salah satu keberhasilannya yang dirasakan oleh warga kota Teheran adalah spesialisasinya sebagai seorang doktor dibidang manajemen transportasi dan lalu lintas perkotaan. Sekedaruntuk diketahui, kemacetan kota Teheran begitu parahnya sehingga saya pernah dikirimi salah satu foto lelucon dari berbagai belahan dunia
dengan judul “Onlyin _Equot; . salah satunya dari Teheran dengan judul “Only in Teheran” dengan foto kemacetan lalu lintasnya yang bisa bikin penduduk Jakarta
menertawakan kemacetan lalu lintas di kotanya.

Secara dramatis ia berhasil menekan tingkat kemacetan di Teheran dengan mencopot
lampu-lampu di perempatan jalan besar dan mengubahnya menjadi jalur putar balik yang sangat efektif. Setalah menjabat dua tahun sebagai walikota Teheran ia masuk dalamfinalis pemilihan walikota terbaik dunia World Mayor 2005 dari 550 walikota yang masuk nominasi. Hanya sembilan yang dari Asia, termasuk Ahma dinejad.

Tapi itu baru awal cerita. Pada tanggal 24 Juni 2005 ia menjadi bahan pembicaraan seluruh dunia karena berhasil menjadi presiden Iran setelah mengkanvaskan ulama-cum-mlliter Ali Hashemi Rafsanjani dalam pemilihan umum. Bagaimana mungkin padahal pada awal kampanye namanya bahkan tidak masuk hitungan karena yang maju adalah para tokoh yang memiliki hampir segalanya dibandingkan dengannya? Dalam jajak
pendapat awal kampanye dari delapan calon presiden yang bersaing, Akbar hasyemi Rafsanjani, Ali Larijani, Ahmadinejad, Mehdi Karrubi, MohammedBhager Galibaf,
Mohsen Meharalizadeh, Mohsen Rezai, dan Mostafa Min, popularitas Ahmadinejad paling buncit. Pada masa kampanye ketika para kontestan mengorek sakunya dalam-dalam untuk menarik perhatian massa, Ahmadinejad bahkan tidak sanggup untuk
mencetak foto-foto dan atributnya sebagai calon presiden. Sebagai walikota ia menyumbangkan semua gajinya dan hidup dengan gajinya sebagai dosen. Ia tidak mampu untuk mengeluarkan uang sepeser pun untuk kampanye! Sebaliknya ia justru menghantam para calon presiden yang menggunakan dana ratusan milyar untuk berkampanye atau yang bagi-bagi uang untuk menarik simpati rakyat.

Pada pemilu putaran pertama keanehan terjadi, Nama Ahmadinejad menyodok ke tempat ketiga. Di atasnya dua dedengkot politik yang jauh lebih senior di atasnya, Akbar Hashemi Rafsanjani dan Mahdi Karrubi. Rafsanjani tetap menjadi favorit untuk memenangi pemilu ini mengingat reputasi dan tangguhnya mesin politiknya. Tapi rakyat Iran punya rencana dan harapan lain, Ahmadinejad memenangi pemilu dengan 61 % sedangkan Rafsanjani hanya 35%. Logika real politik dibikin jungkir balik olehnya.
Ahmadinejad memang penuh dengan kontroversi. Ia presiden yang tidak berasal dari mullah yang selama puluhan tahun telah mendominasi hampir semua pos kekuasaan di Iran, status quo yang sangat dominan. Ia juga bukan berasal dari elit yang dekat dengan kekuasaan, tidak memiliki track-record sebagai politisi, dan hanya memiliki
modal asketisme, yang untuk standar Iran pun sudah menyolok. Ia seorang revolusioner sejati sebagaimana halnya dengan Imam Khomeini dengan kedahsyatan aura yang berbeda. Jika Imam Khomeini tampil mistis dan sufistis, Ahmadinejad
justru tampil sangat merakyat, mudah dijangkau siapapun, mudah dipahami
dan diteladani. Ia adalah sosok Khomeini yang jauh lebih mudah untuk
dipahami dan diteladani. Ia adalah figur idola dalam kehidupan nyata.

Seorang ’satria piningit’ yang mewujud dalam sosok nyata.Sebagaimana mentornya, ia tidak terpengaruh oleh kekuasaan. Kekuasaan seolah tidak menyentuh karakter-karakter terdalamnya. Ia seolah memiliki ‘kepribadian ganda’, di satu sisi ia bisa
bertarung keras untuk merebut dan mengelola kekuasaan, dan di sisi lain ia bertarung
sama kerasnya menolak segenap pengaruh kekuasaan agar tidak mempengaruhi batinnya. Tidak bisa tidak, dengan karakter yang demikian kompleks itu seorang revolusioner macam Ahmadinejad memang ditakdirkan untuk membuat banyak kejutan dan drama pada dunia. Ia memangkas semua biaya dan fasilitas kedinasan
yang tidak sine-qua-non terutama dengan urusan pribadi. Dalam pandangannya, untuk mewujudkan masyarakat Islam yang maju dan sejahtera, pejabat negara
haruslah memiliki standar hidup yang sama dengan rakyat kebanyakan., mencerminkan kehidupan nyata dari masyarakatnya, dan
tidak hidup di menara gading. Ia menetapkan PPN baru bagi orang-orang kaya dan
mengunakan dananya untuk membangun perumahan bagi rakyat miskin. Ia
membawa ‘uang minyak ke piring-piring orang miskin’ dengan program
“Reza Love Fund” (Reza adalah Imam ke delapan kaum Syiah) dengan mengalokasikan 1,3 milyar dollar untuk program bantuan bagi kalangan muda untuk menikah, memulai usaha baru, dan membeli rumah.

Meski mengagumi Imam Khomeini dan hidup asketis tidak berarti ia konservatif. Ia bahkan tampil moderat. Ketika ditanya apakah ia akan mengekang penggunaan jilbab yang kurang Islami di kalangan remaja Teheran, ia menjawab,:”Orang cenderung berpikir bahwa kembali ke nilai-nilai revolusioner itu hanya urusan memakai jilbab yang baik. Masalah sejati bangsa ini adalah lapangan kerja dan perumahan untuk semua, bukan apa yang harus dipakai.” Meski telah terpilih menjadi presiden ia sama sekali
tidak mengubah penampilannya. Ia tetap tampil bersahaja dan jauh dari pamor kepresidenan. Pada salah satu acara dengan kalangan mahasiswa salah satu peserta menanyakan penampilannya yang tidak menunjukkan tampang presiden tersebut. Dengan lugas ia menjawab,:”Tapi saya punya tampang pelayan. Dan saya hanya ingin menjadi pelayan rakyat.” Air mata saya mengalir membaca ini. Subhanallah! Alangkah rendah hatinya pemimpin satu ini. Tak salah jika ia dicintai oleh bagitubanyak mahluk Tuhan di seluruh muka bumi.

Saya tidak ingin menulis lebih panjang tentang tokoh satu ini. Saya menganjurkan setiap orang untuk membeli bukunya dan membacanya sendiri dan menikmatinya sebagaimana saya menikmatinya. Belikan satu buku untuk anak Anda dan biarkan ia mengenal satu tokoh besar dunia yang masih hidup dan mudah-mudahan kelak dapat mengikuti jejaknya. Saya hanya ingin menutup tulisan ini dengan pendapatnya mengapa ia bersikeras agar Iran memiliki teknologi nuklir. Katanya,:”Jika nuklir ini dinilai jelek dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya mengapa kalian sebagai
negara adikuasa boleh memilikinya? Sebaliknya, jika teknonuklir ini baik untuk kalian, mengapa kami tidak boleh juga memakainya?” Suatu argumen sederhana yang tidak mampu dijawab oleh negara-negara Barat.Itu sebabnya Bush tidak bersedia meladeninya dalam suatu tantangan debat di PBB.

DEPO PERTAMINA TERBAKAR

barusan semalem, kira kira pukul 20.45 depo pengisian ulang BBM di jakarta, habis terbakar… di konfirmasi, tangki bernomor 24 itu berisi sekitar 10.000 kilo liter,  yang di perkirakan cukup untuk persediaan jabotabek selama seminggu…

hhhmmmm,,, saya bukan mau meng komentari seberapa besar kerugian yang di timbulkan negara akibat kelalaian tersebut, tapi ini untuk kita semua, pengguna BBM.

terbayangkan kah oleh kita, seandainya depo itu terbakar pada siang hari??? kita bisa melihat, seberapa banyak asap yang mengepul di udara??? seberapa besar polusi yang di timbulkan dari terbakarnya BBM jenis premium itu???

hitung hitungannya begini, jika BBM itu tidak terbakar, dan digunakan oleh penduduk ibukota selama seminggu, maka polusi yang terjadi mungkin tidak terlihat banyak (oleh mata kita, karna penggunaannya secara di angsur) naahhh,,, ini TUHAN telah memperlihatkan pada kita, seberapa dahsyatnya polusi itu, 1 DEPO TERBAKAR, MENIMBULKAN ASAP YANG SANGAT BANYAK, BAYANGKAN JIKA ITU TERJADI TERUS MENERUS, DAN BAYANGKAN JIKA ASAP ASAP ITU, MENGENDAP DI PARU PARU ANDA.

save your world

selamat pagi, senin pagi :)

wwooyoooo…!!! semaleman ga tidur gara gara M2 nya ngebut but but… 321 kbps speednya,,, hehehe, jadi di manfaatkan buat nge donlot software2 aja,,, hehehe…

pagi ini, mendung, tapi asik juga, sambil nyari sarapan… liat anak SD di sekitar rumah lagi pada upacara bendera… hhhfffttt, inget masa masa di SD kmaren…

akhirnya nyampe juga di tukang bubur ayam depan pamella 6, anjriittt… mak NYUSSS…!!! tambah sate ati ampela, ma sate telur… sambelnya pas banget pedesnya,,, tekstur buburnya lembut banget, top markotop pokoknya…!!! pagi ini, semua dengan semangat baru…!!! wwwooyooo…!!! cetcet… cetcet.. cetcet… *rhytm sessionnya musik reggae

  • Desember 2016
    S S R K J S M
    « Feb    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Kalender

    • Desember 2016
      S S R K J S M
      « Feb    
       1234
      567891011
      12131415161718
      19202122232425
      262728293031  
  • Cari